Anaknya Tak Diakui, Istri Pertama Hotma Sitompul Sindir Bams: Jangan Cuma Banggain Anak Tiri


Tengah heboh seorang wanita bernama Rosmawaty Ginting mengaku menjadi istri pertama pengacara Hotma Sitompul.

Dikatakan Rosmawaty Ginting, Hotma Sitompul tak pernah mengakui anak kandung dari istri pertamanya.

Hal itu membuat Rosmawaty Ginting sakit hati dan memutuskan mengungkap hal ini ke publik.

Meskipun Rosmawaty Ginting telah bercerai dengan Hotma Sitompul, yang kini berseteru dengan istrinya Desiree Tarigan.

Sebagaimana dilansir Bangkapos.com dari TribunJatim.com, Curhat Anak Hotma yang Disebut dari Istri Pertama, 45 Tahun Tak Diakui? Rahmat Sindir Bams: Banggain

Terungkap pula sosok bernama Rahmat Saleh Effendi, yang kata Rosmawaty Ginting adalah anaknya dengan Hotma Sitompul.


Rahmat Saleh Effendi mengaku ibunya ditelantarkan Hotma Sitompul sejak melahirkan dan diceraikan.

"Jadi sejak bercerai itu, ibu saya benar-benar ditelantarkan tak dibiayai. Sampai melahirkan pun sendiri," ujar Rahmat Saleh Effendi, dilansir dari YouTube SCTV.

"Ya, melahirkan pun sendiri, tanpa dibiayai oleh dia," imbuh Rosmawaty Ginting.

Kemudian, Rosmawaty Ginting menjelaskan perjuanganya dalam mengurus anak sendirian.

Meski sendirian mengurus anak tanpa Hotma Sitompul, Rosmawaty Ginting sebut anaknya bisa lulus S2 di kampus ternama.

"Dia tidak mengakui anak saya. Tapi alhamdulillah anak saya, saya sekolahkan tanpa biaya se-senpun dari Hotma.

Sampai selesai S2 di UI, sarjana komputer dari Binus, dengan biaya dari saya," bongkar Rosmawaty Ginting.

"S1 S2 saya yang biayain," tambahnya.


Bahkan, Rosmawaty Ginting menyebut anak kandung Hotma Sitompul ini tak kalah mentereng dari anak-anak tiri Hotma Sitompul seperti Bams eks Samsons.

Rahmat pun sempat menyindir soal Bams eks Samsons.

"Jangan cuma banggain anak tiri," ucap Rahmad Saleh Effendi.

"Dia bangga-banggakan anak tirinya saja, disekolahkan ke luar negeri," timpal Rosmawaty Ginting.

"Jangan banggakan dia kaya. Saya walupun tidak kaya, tapi insya Allah saya bisa mendidik anak saya," pungkasnya.

Rosmawaty Ginting mengatakan tak ingin mengambil keuntungan apapun dari aksi yang telah dilakukannya.

Rosmawaty Ginting hanya ingin anaknya diakui dan menunggu klarifikasi dari Hotma Sitompul.

"Saya bukan perempuan yang mengejar popularitas, bukan perempuan yang mengejar harta," ujarnya.

Rosmawaty Punya Bukti

Di kesempatan yang sama, sebelumnya diakui Rosmawaty Ginting, ia sah sebagai istri pertama Hotma Sitompul.

Dikatakannya, mereka menikah pada 22 September 1975.

"Hari ini saya ingin menjelaskan dan meluruskan tentang status hukum keturunan dari Hotma Sitompul yang sah secara hukum, bahwa saya telah melangsungkan pernikahan sah dengan Hotma Sitompul di Jakarta Pusat pada tanggal 22 September 1975," ujar Rosmawaty Ginting didampingi kuasa hukumnya.

Dari hasil perkawinannya tersebut, Rosmawaty Ginting mengaku hamil anak pertama buah cintanya dengan Hotma Sitompul.

Namun tak lama setelah itu, keduanya bercerai.

"Pada saat saya mengandung anak pertama saya, kami pun bercerai sebelum anak dari hasil pernikahan kami tersebut lahir di bulan Juli 1976," tutur Rosmawaty Ginting.

Tak tanggung-tanggung, Rosmawaty Ginting mengaku memiliki bukti terkait pernikahannya dengan Hotma Sitompul.

"Kita punya akta perkawinan, bukan asal-asal nikah. Sah secara catatan sipil," ujar dia, dikutip dari GridHot.ID ( grup TribunJatim.com ).

Rosmawaty Ginting kini sedang menunggu klarifikasi dari Hotma Sitompul terkait sejarah pernikahannya.

Dikatakan Rosmawaty Ginting, ia menginginkan anaknya mendapat pengakuan dari Hotma Sitompul, ayah kandungnya.

Rosmawaty Ginting mengaku anaknya tak pernah tahu siapa bapaknya sampai pada usia 22 tahun.

"Anak saya selama ini tidak tahu siapa bapaknya, sampai umur 22 tahun saya baru cerita," akui Rosmawaty Ginting.

Hal itu membuat Rosmawaty Ginting sakit hati dan memutuskan mengungkap hal ini ke publik.

Ditambah, Rosmawaty Ginting mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya.

"Sakit banget buat saya,"

"Sebetulanya saya nggak ingin, nggak ingin. Tapi keluarga saya mendukung, anak saya harus diakui," tuturnya.

sumber: bangka.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel