"MAKAMKAN AKU Bersama Papa," Momen Haru Permintaan TErakhir Soraya Saat Dibawa ke RS, Keluarga: Kami Ga Tahu Itu Firasat


Kepergian Soraya Abdullah membawa duka mendalam, terutama bagi keluarga dan para sahabat. Artis era 90-an yang populer berkat perannya di Sinetron Gerhana 2 dan Tersanjung ini tutup usia, Senin (1/2/2021).

Dia mengembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Kelapa Dua karena menderita Covid-19.

Selama beberapa tahun terakhir, sosok Soraya hampir tak pernah lagi muncul di layar kaca.

Sejak memutuskan hijrah dan bercadar, Soraya memang lebih fokus dalam aktivitas dakwah.

Sebelum meninggal dunia, dia sempat dirawat intensif selama 16 hari.

Namun, kondisinya kian turun hingga akhirnya meninggal dunia.

Rupanya, sebelum berpulang, Soraya sempat mengatakan permintaan terakhirnya pada keluarga.

Saat menjalani perawatan, Soraya sempat mengutarakan permintaan terakhir pada keluarga.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu kerabat Soraya, Royyan.

Menurut keterangannya, kala itu Soraya memiliki keinginan untuk dimakamkan di dekat pusara sang ayah.

"Sebelum di bawa ke Siloam Kelapa dua kami bawa dulu ke Puri Cinere dan di sana sempat berpesan minta dimakamkan bersama papa di TPU Jeruk Purut," kata Royyan kerabat dari Soraya.

Royyan beserta keluarga lain tak pernah menyangka jika kalimat sederhana itu merupakan permintaan terakhir yang dilontarkan Soraya pada keluarga.

Keluarga tak menyangka jika permintaan itu akan menjadi ucapan terakhir yang dilontarkan Soraya kepada keluarga.

"Itu permintaan ketika pertama kami bawa ke RS dan kami tidak tahu jika itu firasat terakhir buat kami," kata dia sambil menangis.

Royyan melanjutkan, selama beberapa hari terakhir, kondisi Soraya memang terus mengalami penurunan.

Pada masa kritisnya, Soraya bahkan membutuhkan donor plasma darah tipe golongan B Rhesus + sebanyak 200 CC.

Dokter juga berusaha menyelamatkan nyawanya dengan terus memasok oksigen.

Selain mengidap Covid-19, Soraya diketahui juga memiliki riwayat penyakit asma.

Namun, segala upaya itu tak bisa membuatnya bertahan lagi.

Maut tak dapat dilawan, Soraya akhirnya berpulang.

Duka suami
Jenazah Soraya Abdullah akhirnya dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan (2/2/2021).

Pemakaman itu berjalan khidmat meski hanya dihadiri oleh sedikit orang demi menaati protokol kesehatan.

Hanya keluarga terdekat saja yang hadir di pemakaman itu.

Suami Soraya Abdullah, Alaa Elkasaas memimpin doa sebelum jenazah dikebumikan.

"Kita doakan Umi Soraya, doakan dengan seikhlasnya, doa yang kita harapkan ketika kita diberi seseorang yang soleha seperti beliau," kata Alaa seperti dikutip Kompas.com dari tayangan Insert Investigasi.

Prosesi pemakaman Soraya Abdullah
Alaa Elaksaas lalu meminta maaf jika ada kesalahan-kesalahan yang belum sempat dimaafkan dari istrinya.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya, kalau ada salah, mohon dimaafkan," ucapnya.

Tangisan Alaa tak terbendung sesaat sebelum peti jenazah dimasukkan ke liang lahat.

Akibat dari protokol Covid-19, Alaa hanya bisa menangisi peti Soraya mulai ditimbun kembali oleh tanah.

Seperti diketahui, Soraya Abdullah meninggal dunia akibat terpapar virus corona dan mengidap asma.

Pasangan Soraya dan Alaa baru menikah 3 tahun, tepatnya pada Mei 2017.

Sang suami adalah seorang pengusaha asal Dubai yang menetap di Indonesia.(*)

sumber: palembang.tribunnews. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel