Ashanty Sudah Tulis Surat Wasiat, Asisten Pribadi Bocorkan Kondisi Terbaru Istri Anang Hermansyah Kini


Penyanyi Ashanty saat ini tengah menjalani perawatan setelah dinyatakan positif tertular virus corona atau Covid-19. 

Sebelumnya, istri dari Anang Hermansyah itu diketahui sudah tulis surat wasiat untuk anak-anaknya jika hal buruk terjadi.

Kondisi terbaru Ashanty selama menjalani perawatan sebagai pasien Covid-19 pun dibocorkan oleh sang asisten. 

Hingga kini, kondisi Ashanty ketahui belum stabil dan naik turun.

Ashanty sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit sepekan terakhir.

Kendati demikian, banyak netizen yang mempertanyakan mengenai kondisi Ashanty sebenarnya.

Inilah deretan fakta kondisi Ashanty yang berhasil tim SURYAMALANG.COM rangkum dari berbagai sumber:

1. Surat Wasiat Ashanty


Sebelumnya, Ashanty menyebut bersama suaminya Anang Hermansyah sudah mengatur pembagian harta warisan secara adil.

Kini, surat wasiat Ashanty itu pun jadi perbincangan lagi.

Saat berita ini ditulis, istri Anang Hermansyah sedang perawatan intensif akibat terpapar Covid-19.

Sebelumnya, penyanyi Ashanty didiagnosis dokter menderita penyakit autoimun, pada 2019 lalu.

Hingga saat itu, Ashanty mengaku ia menuliskan surat wasiat untuk ke-empat anaknya, Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah, Arsy, dan Arsya.

Ashanty menceritakan hal tersebut di vlog MrsAyuDewi "Kalo Atta Kerja Bareng Mantan, Aurel???".

Mulanya Ashanty mengaku ia telah menyiapkan uang untuk anak-anaknya.

Termasuk surat wasiat yang ia buat atas persetujuan suaminya, Anang Hermansyah.

"Even kalau aku sekarang sama Mas Anang udah menuliskan ini lho, kalau kita dua-duanya udah enggak ada (surat wasiat)," kata Ashanty dikutip dari YouTube MrsAyuDewi, pada Sabtu (15/8/2020).

Tujuan surat Wasiat Ashanty ini agar ahli warisnya tidak bertengkar soal harta.

Sehingga memori yang tersisa tentang Arshanty dari anak-anaknya adalah kenangan baik. Bukan harta.

Ashanty mengatakan hal tersebut agar Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah, Arsyi, dan Arsya tak bertengkar soal pembagian harta.

"Supaya anaknya enggak berantem empat-empatnya," sambung Ashanty.

Mendengar hal tersebut Aurel Hermansyah langsung melayangkan protes.

"Tuh kan bunda sempat nulis kayak gitu lho," kata Aurel.

Ayu Dewi mendukung keputusan Ashanty untuk menulis surat wasiat.

Pasalnya meskipun tidak berpikir anak-anaknya akan bertengkar, tapi keberadaan surat wasiat itu setidaknya bisa mencegah hal yang tidak diinginkan kelak.

"Biar gimana, keadaan di luar kita enggak ngerti," ujar Ayu.

Ashanty kemudian mengatakan tentang persetujuan Anang Hermansyah saat dia mengucap keinginannya membuat surat wasiat di saat sedang sakit.

"Aku tulis, Mas Anang juga oke in, enggak apa-apa," ujar Ashanty.

2. Kondisi Ashanty Terkini


Kondisi Ashanty terkini yang saat ini sedang berjuang melawan Covid-19 terus menurun.

Asisten Ashanty, Vindyka,  menyampaikan ibu tiri Aurel tersebut sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Sang asisten menjelaskan, keadaan Ashanty memang tak stabil selama seminggu ini, sehingga harus dirawat secara intensif di rumah sakit.

"Kondisi bunda (Ashanty) tujuh hari ini sedang naik turun. Sekarang lagi intensif dirawat di rumah sakit," tulis Vindyka dikutip dari akun Instagram @ashanty_ash, Jumat (19/2/2021).

3. Kabar Simpang Siur

Di kesempatan yang sama, Vindyka meminta agar masyarakat tak memercayai kabar yang masih simpang siur terkait kondisi kesehatan Ashanty.

“Tolong teman-teman di luar sana jangan percaya berita yang simpang-siur. Mari kita sama-sama berdoa agar Bunda bisa segera sembuh,” tulis Vindyka lagi.

Sebagai informasi, Ashanty dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Februari lalu setelah dirinya menjalani Swab PCR tes akibat mengalami beberapa gejala.

4. Sempat Isolasi Mandiri

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Ashanty menjalani isolasi mandiri di rumah bersama ketiga anaknya yang juga positif Covid-19, Aurel, Azriel dan Arsy.

5. Penyakit Autoimun Ashanty

Penyakit autoimun dideritanya membuatnya semakin mudah terpapar Virus Corona atau Covid-19.

Penyanyi Ashanty dan ketiga anaknya yakni Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah, dan Arsy Hermansyah dinyatakan positif Covid-19 pada Senin (15/2/2021).

Ashanty dan anak-anaknya dinyatakan positif setelah melakukan tes PCR pada Minggu (14/2/2021) malam.

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Ashanty sempat datang ke rumah sakit pada Selasa (16/2/2021) untuk memeriksakan paru-parunya.

Sebelumnya pada 2019, Ashanty telah didiagnosis mengidap autoimun, yaitu sekumpulan penyakit di mana kekebalan tubuh seorang menyerang sel tubuh yang sehat.

Dijelaskan dr Hendra Gunawan SpPD, penyakit ini merupakan penyakit kronis eksaserbatif, artinya ada suatu saat pasien dalam fase remisi (aktivitas penyakit rendah) dan sebaliknya ada suatu saat pasien dalam fase flare up (aktivitas penyakit tinggi).

Istilah autoimun saat ini umumnya mengacu pada penyakit tertentu, seperti Lupus eritematosus sistemik dan artritis reumatoid.

Namun sebenarnya, batasan penyakit autoimun tidak hanya dua penyakit tersebut.

6. Risiko Penderita Autoimun

Hingga saat ini, studi terdahulu menyatakan bahwa pasien autoimun dengan aktivitas penyakit yang tinggi, lebih berisiko mengalami infeksi apapun, termasuk infeksi virus.

“Namun, sampai sekarang memang masih belum ada bukti yang menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi Covid-19 pada pasien dengan autoimun,” ujar dokter yang berpraktik di Primaya Evasari Hospital saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Senada dengan hal itu, panduan dari IRA (Indonesian Rheumatology Association) juga menyebutkan, pasien autoimun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit infeksi.

Hal ini karena umumnya pasien autoimun memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah, yang disebabkan oleh obat-obatan yang bersifat immunosuppresant atau menurunkan kekebalan tubuh.

Obat-obatan tersebut digunakan untuk mengontrol penyakit autoimun.

Selain itu, menurut dr Hendra, bila kondisi imunitas tubuh berada dalam pengaruh obat immunosuppresant, maka respons tubuh terhadap infeksi Covid-19 juga menurun, sehingga risiko terjadinya Covid-19 gejala berat lebih besar.

Namun, seberapa besar peningkatan risiko keparahan infeksi Covid-19 pada pasien dengan penyakit autoimun pada berbagai tingkat aktivitas penyakit, menurutnya masih belum diketahui hingga kini.

Dokter Hendra menekankan pentingnya pasien dengan autoimun menginformasikan pada dokter yang merawat, terkait riwayat pengobatan yang dijalani.

“Dengan begitu, dokter dapat menilai aktivitas penyakit autoimun yang diderita pasien,” katanya.

Selain itu, pasien harus selalu diingatkan untuk menjaga diri dengan melakukan protokol 5M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman minimal 1,5-2 M, memakai masker, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Begitu juga pada pasien yang melakukan isolasi mandiri, tetap lakukan protokol kesehatan 5M, jaga kesehatan dengan minum cukup, makan makanan bergizi, olah raga teratur, dan mengonsumsi obat autoimun sesuai dengan anjuran dokter yang merawat.

7. Prosedur Pengobatan Covid-19 Pada Pasien Autoimun

Dr Hendra menuturkan, tatalaksana Covid-19 pada pasien autoimun, secara umum pengobatannya ditujukan untuk mengatasi infeksi Covid-19, namun harus disesuaikan dengan aktivitas penyakit pasien pada saat itu.

“Dokter harus mengetahui dulu, apakah penyakit autoimun yang diderita pasien sedang berada dalam kategori remisi atau flare up (aktivitas penyakit tinggi),” kata dr Hendra.

Sesuai dengan rekomendasi terbaru dari ACR (American College of Theumatology version 3), jika pasien autoimun dalam fase remisi/aktif dan tidak ada kecurigaan Covid-19, maka pengobatan dapat dilanjutkan.

“Namun jika pasien ada riwayat paparan terhadap virus Covid-19 atau masuk kriteria suspect maupun probable, maka tergantung jenis pengobatan sebelumnya, ada yang bisa tetap dilanjutkan ada yang harus dihentikan hingga 2 minggu untuk observasi,” jelas dr Hendra.

“Atau 7-14 hari bebas gejala pasca infeksi Covid-19 pada kasus terkonfirmasi dengan gejala ringan - sedang, atau 10-17 hari bila pasien dinyatakan konfirmasi Covid-19 namun tanpa gejala klinis,” katanya mengimbuh.

Sementara itu, ia melanjutkan, pada pasien autoimun dgn infeksi Covid-19 gejala berat, keputusan memulai obat-obatan terkait autoimun diputuskan sesuai pemeriksaan dan pertimbangan klinis dari dokter.

Selain treatment obat, dr Hendra mengingatkan pentingnya untuk selalu menjaga diri dengan menerapkan protokol 5M

Begitu juga pada pasien yang melakukan isolasi mandiri, tetap lakukan protokol kesehatan 5M, jaga kesehatan dengan minum cukup, makan makanan bergizi, olah raga teratur, dan mengonsumsi obat autoimun sesuai dengan anjuran dokter yang merawat.

Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel