Pesan Terakhir Ratih Windania Sebelum Sriwijaya SJ182 Jatuh, Sebut 'Dadah Semua, Dadah'


Ratih Windania diduga termasuk manifest penumpang Sriwijaya Air SJ182.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh, Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Informasi terbaru, Menhub Budi Karya dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan KRI John Lie ke titik lokasi jatuhnya pesawat.

Dari postingan terakhir Ratih Windania, ia tengah berada di bandara untuk pulang bersama kedua anaknya.

Ratih Windania terlihat menghabiskan waktu liburan di Bandung dan Jakarta.

Dari postingan Ratih Windania ada foto dengan kedua anaknya di pesawat.

Dalam data manifest pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh yang diterima Tribunlampung.co.id, terdapat pula nama Ratih Windania.

Tribunlampung.co.id mencoba menelusuri akun Instagram pemilik nama Ratih Windania dan menemukan akun @ratihwindania.

Pemilik akun sempat mengunggah Instagram stories diduga sedang berada di Bandara Soekaro Hatta. Diduga Ratih Windania menjadi korban Sriwijaya Air jatuh.

Ratih diduga menjadi salah seorang penumpang dalam kecelakaan Sriwijaya Air.


"Dadahh semua, dadahhhh," terdengar suara di Instagram Stories tersebut yang diduga Ratih Windania.

Dari beberapa unggahan di feed Instagram Ratih Windania, sejumlah netizen juga menyampaikan doa dan berharap nama Ratih Windania yang ada di data manifest bukan pemilik akun Instagram.


@adriorizkyy: di daftar penumpang pesawat sriwijaya terdapat nama kakak ini semoga baik baik saja

@antoniogayo: Nemu di Twitter. Kalau iya bener, story nya sungguh menyedihkan. Kami berduka 

@n.maryamdira: Nama anaknya Yumna,ada di daftar nama penumpangnya kan. Ya Allah ngga kenal tapi nangis sesenggukan dritadi baca Brita ini

@nikenfzaa: semoga kondisinya baik-baik saja ya kak, aamiin

@nasya.fitriandesta: kak ratih semoga kita bertemu kembali ya

@thsyaaurlia.21: kak ratih, semoga bisa ketemu kembali ya kak, disini banyak yg nunggu kk pulang loh

Ada Ledakan Api

Sempat dikabarkan hilang kontak, pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jakarta Pontianak jatuh di sekitar perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Kepastian Sriwijaya Air SJ182 jatuh tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi.

Djunaedi mengatakan, pesawat Sriwijaya Air Jakarta Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki.

"Betul (di Pulau Laki)," ujar Djunaedi kepada Kompas.com, ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Djunaedi, peristiwa terjadi pada Selasa siang sekira pukul 14.30 WIB.

Djunaedi menyatakan, ia menerima informasi Sriwijaya Air SJ 182 jatuh dari pihak kelurahan setempat.

Dari pihak kelurahan, ia menerima informasi, seorang nelayan bubu sempat melihat ledakan api dari peristiwa tersebut.

Kemudian, nelayan itu meminta tolong kepada warga sekitar.

"Ya saya dapat informasi dari kelurahan dari nelayan bubu ada orang yang minta tolong, ada ledakan api di sekitar Pulau Laki," lanjut Djunaedi.

Kini, tim dari BASARNAS sedang menuju lokasi di mana Sriwijaya Air Jakarta Pontianak jatuh.


"BASARNAS sedang ke lokasi."

"Belum ada lagi informasi ke saya," tutup Djunaedi.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak diduga hilang kontak.

Menurut Kasubbag Humas Basarnas, pihaknya akan menyampaikan informasi terkait lebih lanjut kemudian.

"Sementara masih diduga (hilang kontak)" kata dia saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Sementara itu, Manajer Humas Airnav Indonesia Yohanes Sirait saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/1/2021) mengatakan, pihaknya masih menunggu pihak Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan perihal ini.

Kata Humas Basarnas

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jakarta Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) belum bisa diketahui pasti penyebabnya.

Basarnas bahkan menyebut pesawat Sriwijaya Air hilang kontak tersebut masih dugaan.

Hal tersebut disampaikan Humas Basarnas Yusuf Latief.


"Sementara masih diduga," kata Yusuf Latief kepada Tribunnews.com, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air tersebut diinformasikan tujuan Jakarta-Pontianak.

Pihak Basarnas kata Yusuf Latief akan menginformasikan apabila sudah ada informasi valid


"Akan kami sampaikan setelah 01," ucap Yusuf Latief.

Adapun berdasarkan informasi yang beredar, data pesawat yang hilang kontak tersebut yakni:

Callsign : SJY182

Type : B737-500

Reg: PKCLC

Route : WIII-WIOO

Last contact :

11 Nm north CGK pd pukul 07.40 UTC ketinggian passing 11.000ft on climb to 13.000ft

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air hilang kontak atau lost contact pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Siriwjaya Air tersebut nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak.

Hal tersebut diketahui dari unggahan di akun Instagram @liga2match.id.

Dalam data playback of flight dari flight radar 24, pesawat Sriwijaya Air tersebut terbang dari Bandara Soekarno-Hatta sekira pukul 14.36 WIB.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab pesawat hilang kontak.

"Sejenak, mari berdoa untuk keselamatan penumpang. Status pesawat masih lost contact dari ATC," bunyi keterangan foto yang diunggah, Sabtu (9/1/2021).

sumber: batam.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel