'Gempa!' Umi Nadia & Hasan Rasakan Tanah Getar di Hari Syekh Ali Jaber Wafat, Irfan Hakim: Ya Allah!


Istri dan anak Syekh Ali Jaber, Umi Nadia dan Hasan, merasakan tanah getar seperti gempa, di hari suami dan ayahanda meninggal dunia. Padahal jelas-jelas orang lain tak merasakan. 

Irfan Hakim yang mendengar kisah firasat tersebut ikut kaget. "Ya Allah!" teriak Irfan Hakim. 

Meski tak merasakan firasat apapun, Hasan, putra sulung Syekh Ali Jaber, sempat merasakan keanehan.

Begitu juga dengan istri Syekh Ali Jaber, Umi Nadia.

Hasan dan Umi Nadia mengaku seperti sempat merasakan gempa tepat saat Syekh Ali Jaber tiada.

Seperti yang diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.30 WIB.

Ulama kondang ini mengembuskan napas terakhirnya di RS Yarsi, Jakarta.


Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan positif Covid-19.

Namun saat tiada, beliau telah dinyatakan negatif virus corona.


Kepergian Syekh Ali Jaber meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Selain keluarga, rekan artis hingga masyarakat juga turut merasa kehilangan sosok ulama yang selalu memberikan ceramah yang mendamaikan ini.

Kini putra sulung Syekh Ali Jaber, Hasan, menceritakan apa yang dirasakannya ketika sang ayah tiada.

Saat Syekh Ali Jaber mengembuskan napas terakhirnya, Hasan dan Umi Nadia berada di Lombok.

Mereka mendapat kabar wafatnya Syekh Ali Jaber dari laporan asisten.

Sebelum Hasan menceritakan apa yang dirasakannya kala itu, Irfan Hakim terlebih dahulu memulai dengan membeberkan firasat sebelum Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

Irfan Hakim menuturkan bahwa ia ingin mengetahui kabar Syekh Ali Jaber yang kala itu sudah dua minggu dirawat di rumah sakit.

Senada dengan Irfan Hakim, hal tersebut juga dirasakan oleh Ustaz Yusuf Mansur.

Penuturan tersebut Irfan Hakim sampaikan dalam program Siraman Qolbu yang diunggah di kanal Youtube MNCTV.

Irfan Hakim kemudian menanyakan kepada Hasan mengenai firasat apa yang dirasakan sebelum kepergian Syekh Ali Jaber.

"Tanggal 14 Januari kemarin, kalau untuk anak-anak tercinta beliau, apakah ada isyarat-isyarat tertentu?" tanya Irfan Hakim.

Menjawab pertanyaan Irfan Hakim, Hasan mengaku seperti merasakan gempa saat bangun untuk salat subuh.

"Kalau saya pagi, kebangun kayak ngerasa gempa," jawab Hasan, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari program Siraman Qolbu yang diunggah di kanal Youtube MNCTV.


Irfan Hakim pun kaget mendengar penuturan Hasan.

"Hah?" sahut Irfan Hakim.

Lanjut Hasan, ia mengaku termasuk orang yang susah bangun pagi.

Bahkan Hasan mengaku ia selalu dibangunkan di pagi hari.

Anehnya, di pagi hari saat Syekh Ali Jaber mengembuskan napas terakhirnya, Hasan mengatakan kalau ia terbangun karena merasakan gempa.

"Kebetulan saya susah bangun. Dibangunin gimana pun itu masih tetep susah bangun," ungkap Hasan.

Saat sudah berdiri, Hasan masih merasakan goyangan seperti gempa.

"Pada hari itu, kebangun karena kayak ngerasa gempa. Sudah bangun berdiri, masih terasa goyang," lanjutnya.

Hasan kemudian menanyakan kepada sang ibu, Umi Nadia, mengenai apa yang dirasakannya.

Ternyata Umi Nadia juga mengaku merasakan gempa seperti yang dirasakan Hasan.

Sementara itu, anggota keluarga mereka yang lain justru tak merasakannya.

Hal ini diperkuat dengan tak ada laporan gempa sama sekali di wilayah Lombok berdasarkan dari data BMKG.

"Padahal pagi itu enggak ada gempa sama sekali," ujar Hasan.

"Di pagi itu?" tanya Irfan Hakin kaget.

"Iya di pagi itu," jawab Hasan tegas.

Lebih lanjut, Hasan mengatakan kalau gempa yang dirasakannya berlangsung tepat saat Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

Irfan Hakim yang terkejut pun lagi-lagi tak menyangka.

"Ya Allah, Masya Allah," timpal Irfan Hakim.


Tak lama setelah seperti merasakan gempa, Hasan dan Umi Nadia mendapat kabar duka.

Mereka mendapat kabar kalau Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

"Setelah itu beberapa menit kemudian, dapat kabar Abuya meninggal," imbuh Hasan.

Irfan Hakim pun merasa kalau Hasan memang seperti sengaja dibangunkan.

"Seperti di 'heh' (dibangunin) kali ya," ucap Irfan Hakim

"Iya," jawab Hasan singkat.

Ustaz Amir yang juga menghadiri acara tersebut mengatakan kalau apa yang dialami oleh Hasan ini merupakan kuasa Allah SWT.

"Selama ini gak pernah membangunkan, menggerakkkan. Tapi subhanallah pas beliau wafat, beliau seperti hadir dan menggerakkan," imbuh Ustaz Amir. 

(TribunNewsmaker.com/Ninda) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel