Bagaimana Ini? Paranormal Mbak You Akan Dipolisikan, Cyber Indonesia Tak Terima Presiden Diramal


Mbak You mengejutkan publik dan pastinya bikin penasaran, atas ramalannya di tahun 2021.

Satu di antara ramalan sang paranormal Kejawen ini adalah soal pergantian presiden 2021.

Akibat ramalannya itu, Mbak You nampaknya harus menaggung resiko.

Banyak jadi perbincangan karena ramalannya itu, membuat Mbak You pun sepertinya akan berurusan dengan polisi.

Peramal Mbak You akan dilaporkan Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid.

Mbak You peramal terkait ramalannya tentang nasib kekuasaan Presiden Joko Widodo pada tahun ini

"Paling rencana mau melaporkan itu hari Senin atau Selasa," kata Muannas saat dihubungi, Minggu (17/1/2021).

Muannas mengatakan pihaknya kemungkinan akan melaporkan Mbak You ke Polda Metro Jaya. Adapun sekarang dirinya masih tengah mengumpulkan bukti.

"Kita juga masih minta pendapat ahli kan soal kemungkinan ini ada indikasi pidana, tapi menurut kita ini sudah terang benderang, karena pernyataan yang dibuat itu kan jelas meresahkan," katanya.

Bukan hanya sekadar meresahkan, menurut Muannas, tapi ada indikasi berita bohong yang disampaikan oleh Mbak You.

"Yang paling nyata itu ramalan tahun 2021 dia revisi ke 2024. Berita bohong dilarang oleh pasal 14 UU nomor 1 UU 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Ancamannya 10 tahun," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka opsi untum menyertakan UU ITE dalam laporannya nanti, sebab narasi tersebut didapatkannya dari kanal Youtube milik Mba You

"Pasal 28 ayat 2 (UU ITE) kebencian di tengah masyarakat, permusuhan, kan itu menimbulkan ketidaktenangan, kenyamanan, orang jadi berpikir dan yang membuat statemennya dijerat dengan pasal berita bohong," tambahnya.

"Kita masih download buktinya kan video di Youtube. Di sana dia sedang konferensi pers dan menyampaikan tentang pernyataan itu," pungkas Muannas.

Sebelumnya, video berisi ramalan Mbak You beredar di media sosial.

Dalam video itu, dirinya meramalkan pada 2021 akan ada konflik dan kejahatan serta penjarahan, juga pergantian presiden.

Mbak You Beri Klarifikasi

Mendengar dirinya dilaporkan polisi oleh Relawan Jokowi, Mbak You langsung buka suara.

Peramal kondang itu langsung memberikan klarifikasi mengenai sejumlah terawangannya di tahun 2021.

Hal itu diungkapkan Mbak You melalui kanal Youtube pribadinya yang berjudul 'Penjelasan Mbak You Perihal Sejumlah Terawangannya Di Tahun 2021 !!', Kamis (14/1/2021).

Pada awalnya, Mbak You mengungkapkan mengenai terawangannya di tahun 2021.

Bahkan, Mbak You menegaskan bahwa omongannya saat itu jangan sampai dipelintir lagi.

Hal itu dikarenakan bisa menimbulkan kesalahpahaman dari berbagai pihak.

"Di situ beritanya Mbak You menerawang di 2021 akan terjadi pergantian presiden. Di situ tertulis bahwa saat Mbak You melakukan press conference pada 21 November 2020, Mbak You mengatakan bahwa akan terjadi pergantian presiden di tahun 2021. Nah saya garis bawahi disini," ujar Mbak You.

"Jangan sampai dipelintir lagi untuk kesekian kali omongan saya," sambungnya.

Mbak You menjawab soal sindiran gaya bahasanya yang kerap dinilai menimbulkan salah paham.

Ia pun mengakui gaya bicaranya yang terkesan cepat dan menggantung.

Namun hal itu disampaikan agar masyarakat bisa mengerti dan paham mengenai apa yang dimaksudkan.

"Saya jelaskan disini, jadi saya pertama ada di televisi 2013 yang lalu, aksen bahasa saya sejak lahir memang seperti ini. Saya ngomongnya cepet, aksennya gantung dan tidak jelas. Tapi saya punya maksud agar semua yang saya sampaikan agar dimengerti dan di pahami dengan berpikir positif," ungkap Mbak You.

"Yang saya maksud di tahun mendatang pergantian presiden itu di 2024 akan ada pergantian presiden, bukan presiden sekarang. Bukan 2021 tapi di saat nanti pergantian presiden nanti di 2024 akan ada ganti presiden," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia kemudian menjelaskan soal pergantian pemimpin yang ia maksudkan adalah pergantian menteri di kabinet.

Paranormal kondang itu juga tampak mengingatkan kepada netizen untuk menyikapi terawangannya sebijak mungkin.

"Di 2021 cuma ada politik memanas, perubahan dari reshuffle kabinet. Jadi saya minta tolong jangan dipenggal berita saya hanya untuk cari followers, menjatuhkan saya. Ini untuk ke sekian kali," terangnya.

"Sekali lagi saya ingatkan menyikapi terawangan saya dengan positif, dengan sebijak mungkin. Saya punya banyak kekurangan sebagai pekerjaan saya sebagai penerawang.

Terawangan saya jangan dipercaya, terawangan saya jangan dipegang, terawangan saya jangan jadi patokan. Tapi cukup dimengerti, dipahami, dicerna dengan positif dan kembali ke atas," pungkasnya.

sumber: pekanbaru.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel